Perintah untuk memanggil Tuhan dengan sebutan “Bapa dan Ibu”, dan memanggil satu sama lain dengan sebutan “saudara dan saudari”, dapat dipahami dengan jelas ketika kita menelaah perkataan di Kejadian 1:26.
Karena Dia menciptakan laki-laki dan perempuan, setelah berfirman, “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,” maka pasti ada Tuhan dengan gambar laki-laki dan Tuhan dengan gambar perempuan.